Minggu, Februari 23, 2020

Partai Final Liga Champion Musim Kompetisi 1995/1996
Final liga champion 1996 ajax vs juventus
Final Liga Champion 1996 Ajax Amsterdam Vs Juventus

Final UCL 1996 Ajax Amsterdam Vs Juventus


Final liga champions musim kompetisi 1995/1996 mempertemukan raksasa asal Italia melawan wakil Belanda Ajax Amsterdam.

Kedua tim tidak main-main dengan lawan masing-masing. Mereka menurunkan pemain-pemain terbaik yang Mereka miliki pada laga final ucl 1996 ini.

Berikut Line-Up yang diturunkan kedua tim :
    Ajax Amsterdam
  1. Edwin Van Der Sar (GK)
  2. Sonny Silooy
  3. Danny Blind (©)
  4. Frank De Boer
  5. Winston Bogarde
  6. Ronald De Boer
  7. Finidi
  8. Edgar Davids
  9. Nwankwo Kanu
  10. Jari Litmanen
  11. Kiki Musampa
  12. Pelatih : Guus Hiddink
    Juventus
  1. Angelo Peruzzi (GK)
  2. Gian Luca Pessotto
  3. Ciro Ferrara
  4. Moreno Torricelli
  5. Pietro Vierchowod
  6. Paulo Sousa
  7. Didier Deschamps
  8. Antonio Conte
  9. Gianluca Vialli (©)
  10. Alessandro Del Piero
  11. Fabrizio Ravanelli
  12. Pelatih : Marcelo Lippi

Pertandingan Ajax vs juventus final liga champion 1996 yang berlangsung di olimpico stadium,markas Lazio dan AS Roma,tersebut berjalan sangat menarik. Juventus sukses mendapat gol cepat oleh Fabrizio Ravanelli yang berhasil mengecoh kiper Ajax,Edwin Van Der Saar.

Namun,keunggulan Juventus tersebut bukan hasil akhir. Pasalnya Ajax Amsterdam mampu menyamakan kedudukan menjadi 1 - 1 oleh Gol yang dicetak oleh Jari Litmanen.

Untuk menentukan siapa yang jadi jawara pada pertandingan Ajax vs juventus final liga champion 1996 ini, Pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x15 menit.

Pada babak tambahan yang masih berlaku Gol Sudden Death atau Golden Goal tersebut, kedua tim sama-sama gagal mencetak Gol kemenangan.

Oleh sebab itu,mau tak mau baik Juventus maupun Ajax Amsterdam harus melewati babak adu tendangan pinalti untuk menentukan juara.

Seperti biasanya, kedua tim mendapat 5 kali kesempatan untuk melakukan tendangan pinalti.

Empat penendang Juventus sukses membobol gawang Edwin Van Der Sar, sementara Ajax Amsterdam hanya dua pemain yang sukses mengemban tugasnya sebagai algojo.

Berikut ini daftarnya :

JUVENTUSGolAJAXGol
Edgar DavidsCiro Ferrara
Jari LitmanenGianluca Pessotto
Arnold ScholtenMichel Padovano
Sonny SilooyVladimir Jugovic

Kemenangan Juventus sebagai jawara liga champions musim kompetisi 1995/1996 ini menjadi yang kedua setelah musim 1984/1985.

Dan hingga kini 2020 mereka pun selalu gagal juara meski beberapa kali tampil di partai final.

Bagi Ajax Amsterdam yang saat itu ditukangi Guus Hiddink,kekalahn tersebut tentu cukup menyakitkan.

Akan tetapi, mereka sukses membuat Pemainnya laris manis di bursa transfer.

Termasuk Edgar Davids dan Edwin Van Der Sar yang pada akhirnya diboyong Juventus ke Delle Alpi (Stasion Juventus sebelumnya).

Selain 2 nama di atas, si kembar De Boer bersaudara juga akhirnya diangkut Barcelona ke Neu Camp.

Ajax vs juventus final liga champion 1996 ini memang pertandingan bertabur bintang masa depan. Pemain-pemain yanf terlibat pun pada akhirnya menjadi pemain kelas wahid di dunia sepakbola.

Rabu, Juni 05, 2019

Resmi : Real Madrid Menadapatkan Luka Jovic Dari Eintracht Frankfurt
Pemain baru Real madrid
Luka Jovic Resmi Menjadi Pemain Baru Real Madrid (Image : beinsports.com)
Real Madrid siap menggebrak di La Liga musim Depan.Mereka kembali siap menantang Barcelona dalam perebutan gelar Juara setelah sukses medatangkan striker haus gol asal Serbia,Luka Jovic.

Dilansir dari marca.com (04/06/2019),Real Madrid secara resmi telah mendaratkan Pemai berusia 21 tahun tersebut dengan durasi kontrak 6 tahun.

Kedatangan Jovic di Skuat Real Madrid akan menambah daya gedor lini serang Mereka yang sempat melempem sejak ditinggalkan Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Pilihan Zinedine Zidane yang merupakan Pelatih Real Madrid memang tidak salah.Meski masih berusia cukup Belia,Jovic sudah menunjukkan kualitas yang baik untuk menambal kekurangan Mereka musim lalu.

Bersama Tim yang Ia bela sebelumnya,Eintracht Frankfurt,Ia sukses membawa Tim asal Jerman tersebut mencapai babak semi final Liga Eropa.Selain itu,Ia juga sukses menjadi Runner Up Top Skor dengan koleksi 10 gol.1 gol Dibawah perolehan Gol Olivier Giroud yang berada di posisi pertama pencetak Gol Europa League dengan 11 gol.

Senin, Juni 03, 2019

Sempat Ditolak Lionel Messi Nasib Griezmann Belum Jelas
Pemain barcelona tolak griezmann
Tim Barcelona (image : twitter.com/FCBarcelona)
Antoine Griezmann memang telah menyatakan hengkang dari Atletico Madrid.Dari berita yang berkembang,Pemain asal Prancis tersebut akan segera bergabung dengan Tim Barcelona.

Akan tetapi,hingga saat ini kabar bergabungnya Griezmann ke Barca belum menemukan titik terang.Barcelona belum secara resmi mendatangkan Pemain Atletico Madrid ini.

Dilansir dari marca.com (03/06/2019),Terkait masa depannya yang belum jelas ini,Griezman menyatakan bahwa belum tahu kapan masa depannya akan lebih jelas.

"Saya tidak tahu kapan masa depan Saya akn terselesaikan." Kata Griezmann.

Nasib Griezmann belum jelas
Antoine Griezmann (image : bola.okezone.com)

Masih menggantunya nasib Griezmann ini tak lepas dari apa yang dilakukannya musim lalu.Ia sempat menolak tawaran Barca yang saat itu benar-benar ingin menggunakan jasanya untuk memperkuat lini serang Mereka.Salah satu alasan yang sempat Ia sampaikan bahwa Ia tidak ingin hanya menjadi bayangan Lionel Messi.

Akibatnya,Lionel Messi dan beberapa Pemain Barcelona lain sekarang dikabarkan menolak kedatangan Griezmann ke Nou Camp (liputan6.com/19/05/2019).

Selain faktor penolakan beberapa Pemainnya,Barcelona tentu tak ingin terburu-buru mendatangkan Griezmann.Pasalnya,nilai pelepasan Griezmann dari Atletico saat ini mencapai 200 Juta Euro.Jika Mereka sedikit mau bersabar menunggu hingga bulan Juli mendatang,Barca akan mendapatkan Pemain Prancis tersebut dengan harga yang lebih murah.Karena nilai pelepasan Griezmann akan turun menjadi 120 Juta Euro.

Sebetulnya bukan masalah yang sulit bagi Griezmann untuk mendapatkan Tim baru.Banyak Tim lain yang menginginkan jasanya selain Barcelona.Sebut saja Liverpool dan Manchester United.Dua Tim raksasa Inggris ini juga dikabarkan saling sikut memperebutkan Griezmann.

Akan tetapi,bisa saja Griezmann sudah terlanjur kepincut kepada Barcelona.Sehingga Ia rela menunggu langkah-langkah Tim asal Catalan tersebut untuk segera memperjelas nasibnya.
Ini Alasan Liverpool Lebih Baik Dari Pada Barcelona
Liverpool lebih baik dari barcelona
Liverpool Vs Barcelona (image : soccerladuma.co.za)
Gressoccer - Liverpool untuk ke enam kalinya sukses merengkuh juara Liga Champions.Tim yang yang berjuluk The Reds ini berhasil menambah koleksi gelar UCL setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di partai final UCL 2019 dengan skor 0 - 2.


Liverpool Vs Barcelona (Image : soccerladuma.co.za)
Lalu,jika harus dibandingakan siapa yang lebih baik antara Liverpool dan Barcelona musim ini,dapat dilihat dari Prestasi kedua Tim di kancah Eropa.

Kami mencatat,ada 2 fakta prestasi Liverpool yang menjadi faktor keunggulan Mereka atas Tim asal Spanyol tersebut pada musim ini 2018-2019.

1. Liverpool Mampu Mengalahkan Barcelona Di Semi Final

Kesuksesan Liverpool melaju ke partai Final UCL musim ini benar-benar mengejutkan publik pecinta sepakbola Dunia.Pasalnya,Mereka sempat dihajar Barcelona dengan skor 3 - 0 pada Leg Pertama (02/05/2019).

Liverpool lebih baik dari pada barcelona
Divock Origi mencetak gol penentu keunggulan Liverpool atas Barcelona (Image : Getty Images)
Kekalahan Aggregate 0 - 3 atas Barcelona membuat pengamat sepakbola berpendapat bahwa perjuangan Liverpool sudah selesai.Akan tetapi,Juergen Klopp dan anak asuhnya berhasil Comeback dengan gemilang di kandang Mereka,Anfield (08/05/2019).

Jordan Henderson dan kawan-kawan mampu menumbangkan Barcelona dengan skor telak 4 - 0.Mereka pun sukses melewati Barca dengan keunggulan gol aggregate 4 - 3.

Faktor pertama ini bisa menjadi bukti bahwa Liverpool musim ini lebih baik dari Barcelona.

2 . Liverpool Mengungguli Barcelona Dalam Perburuan Gelar Juara Liga Champions

Seperti yang dilansir uefa.com (01/06/2019),Liverpool sukses meraih tropi ke 6 Liga Champions setelah memenangkan pertandingan di partai final Liga melawan Tottenham Hotspur.

Liverpool juara ucl 2019
Selebrasi para Pemain Liverpool setelah memenangkan Liga Champions musim kompetisi 2018-2019 (Image : twitter.com/LFC)

Dengan jumlah 6 gelar Champions League ini,Liverpool sekarang menduduki peringkat ketiga dalam daftar Tim yang paling banyak mengoleksi gelar Juara.Mereka terpaut 1 gelar atas AC Milan di posisi kedua yang berhasil menjadi jawara kompetisi kasta tertinggi antar Club Eropa ini dengan 7 gelar.Sementara itu, untuk kolektor gelar terbanyak masih disandang Real Madrid dengan koleksi 13 gelar juara.

Sedangkan Barcelona sendiri,hanya mampu mengumpulkan 5 gelar juara UCL,di bawah Liverpool yang sudah mendapat gelar ke-enamnya.Dari banyaknya koleksi gelar ini,tentu saja prestasi Liverpool musim ini mengungguli prestasi Barcelona di ajang kompetisi antar Club jawara Liga-liga di Eropa.

Dari dua catatan fakta di atas,Tampaknya Anda harus setuju bahwa Liverpool musim ini memang jauh lebih baik dari pada Barcelona.Bagaimana,Anda sependapat?.

Minggu, Juni 02, 2019

Sempat Merasa Seperti Sampah,Kehidupan Andrew Robertson Kini Berubah Drastis
Andrew Robertson Final Liga Champions 2019
Andrew Robertson (image : 90min.com)
Final Liga Champions 2019 yang mempertemukan Tottenham Hotspur melawan Liverpool menguak sebuah sejarah tentang perjuangan seorang Pemuda dalam memperbaiki Nasib kehidupannya.Pada pertandingan final yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano,Madrid (01/06/2019),Liverpool sukses memenangkan pertandingan atas Tottenham Hotspur dengan skor 0 - 2.Pemuda itu turut andil dalam kemenangan Liverpool.

Pemuda tersebut tak lain dan tak bukan adalah Andrew Robertson.Salah satu pemain Liverpool ini tentu menjadi sorotan penggemar The Reds akibat Tweet nya 7 tahun yang lalu.

Seperti yang dilansir thesun.co.uk (01/06/2019),Tweet Robertson yang Ia buat 2012 yang lalu tiba-tiba dibanjiri pengguna Twitter,khususnya fans Liverpool.

Dalam cuitannya tersebut,Robertson menuliskan "Hidup di usia ini adalah sampah tanpa uang #needajob".Kata Robertson dalam akun twitternya.



Ketika artikel ini dibuat,Tweet tersebut mendapat 23,6 ribu retweet dan 38,9 Ribu Like.Selain itu banyak komentar menarik yang ditujukan untuk Robertson,tentu komen positif yang cukup menyenangkan pastinya.

Memang di usianya yang saat itu masih 18 tahun,perjuangannya untuk menjadi pesepakbola profesional cukup berat.disamping usianya yang masih belia,seperti kebanyakan pemuda seusianya tentu emosinya masih belum stabil.

Tapi sekarang,usaha yang dilakukan Robertson tak sia-sia.Perjuangannya untuk menjadi pemain bola profesional sudah terwujud.Tidak hanya itu,berkat performa menawannya di lapangan hijau,Liverpool dibawanya menjadi raja sepakbola di Eropa.

Robertson Angkat Tropi Liga Champions 2019
Andrew Robertson angkat tropi liga champions 2019 bersama Liverpool (image : twitter.com/LFC)

Ia telah menuai benih yang Ia tabur kala masih remaja.Berawal dari seorang pemuda yang hampir putus asa dengan kehidupannya,kini Ia menjadi sosok bintang sepakbola yang bergelimang harta.Ia tentu tidak akan lagi merasa seperti sampah dan kekurangan uang.Kehidupan pemain Liverpool asal Skotlandia ini pun berubah drastis.

Sebuah perjuangan yang layak dicontoh oleh Pemuda-pemuda lain.Boleh saja merasa terhina bagaikan sampah,akan tetapi perjuangan dan usaha tak boleh berhenti begitu saja.Karena hasil memang tak pernah menghianati usaha.

Sabtu, Juni 01, 2019

Harapan Lionel Messi Sebelum Pensiun
Harapan messi sebelum pensiun
Lionel Messi ( Image : Getty )
Gelar Individu dan Tim yang diraih Lionel Messi selama ini memang fenomenal.Akan tetapi,koleksi gelar yang Ia peroleh belum membuat La Pulga puas.Ia masih memendam sebuah keinginan yang belum sempat Ia dapatkan.

Ya,Peraih gelar Ballon D'Or lima kali ini mengungkapkan bahwa Ia ingin memenangkan sebuah gelar bergengsi untuk Negaranya,Argentina,sebelum Ia remi gantung sepatu dari lapangan hijau.

Seperti yang dilaporkan marca.com (01/06/2019),Ia mengatakan,

"Saya ingin pensiun setelah memenangkan sesuatu dengan Argentina dan saya akan terus berusaha memenangkan sesuatu.

"Saya anggota lain kelompok dengan tim nasional, saya mengatakan itu kepada pelatih ketika saya tiba."
Kata Lionel Messi.

Ucapan Messi tersebut menyiratkan bahwa Ia tak ingin pensiun sebelum memberi gelar untuk Tim Tango.Ini bukan hal yang aneh.Bahkan bisa dibilang lumrah bagi setiap warga negara.

Deretan gelar individu dan gelar untuk Tim yang Ia raih bersama Barcelona masih belum membuat Messi benar-benar diakui sebagai Pemain terbaik Dunia.Sebelum Ia sukses memberi Tropi untuk Tim Tango.

Keinginan Messi tersebut merupakan sebuah keinginan yang pasti dimiliki oleh setiap warga Negara.Admin yang bukan siapa-siapa saja juga ingin membuat prestasi untuk membanggakan Indonesia.Kalaupun tidak sanggup,setidaknya tidak membuat kegaduhan yang mengancam persatuan dan kesatuan Bangsa.

Sebagai Warga Indonesia,Kita pun akan memiliki keinginan yang sama bukan?,tentunya dengan kapasitas yang dimiliki masing-masing.
Kabar Duka Arsenal : Jose Antonio Reyes,Mantan Bintang Arsenal Ini Tutup Usia
Jose Antonio Reyes Meninggal Dunia
Jose Antonio Reyes Meninggal Dunia di Usianya yang ke 35 tahun (image : Getty)
Kabar duka datang dari mantang Striker Arsenal.Salah satu anggota Tim Invincible Arsenal tersebut meninggal dunia di usianya yang ke 35 tahun.

Pemain tersebut adalah Jose Antonio Reyes.Ia didatangkan dari Sevilla pada tahun 2004 yang lalu.Bersama Arsenal,Reyes tampil sebanyak 110 dan berhasil membuat 23 gol.

Menurut telegraph.co.uk (01/06/2019),Reyes mengalami kecelakaan mobil diantara utrera dan Sevilla,Spanyol.

Mendapat kabar tersebut,Arsenal melalui akun twitter resminya memberi penghormatan terakhir untuk Reyes.

"Pikiran kami bersama semua keluarga, teman, dan rekan satu timnya.

"Jose, yang merupakan bagian dari tim Invincibles, adalah sosok yang sangat populer di klub kami dan akan selalu memegang tempat khusus di hati kami.

"Dia mewakili klub pada 110 kesempatan, mencetak 23 kali dan membuat kontribusi yang mengesankan untuk 49 pertandingan tak terkalahkan kami.

"Beristirahatlah dengan tenang, Jose."
. Sebut Arsenal melalui akun Twitternya.

Maut memang tak kenal usia,Ia datang tanpa melihat siapa.Kalau sudah waktunya seseorang kembali ke Sang Pencipta,tak ada satu pun yang mampu mencegahnya.

Selamat jalan Jose Antonio Reyes..

Rabu, Mei 29, 2019

Gagal Membawa Derby County Promosi Liga Inggris,Pantaskah Lampard Melatih Chelsea
frank lampard latih Chelsea
Frank Lampard gagal bawa Derby County promosi EPL (image : telegraph.co.uk)

Chelsea memang tidak mencapai prestasi terbaik pada musim kompetisi 2018-2019.Meski Mereka berhasil tampil di final Liga Eropa,akan tetapi publik sepakbola dalam hal ini Penggemar Chelsea tentu masih beranggapan bahwa itu belum cukup bagi Tim sekelas The Blues.

Kegagalan mendapat prestasi yang diinginkan,membuat Tim asal London ini mendapat banyak sorotan dari Media.Khususnya Sang Arsitek Maurizio Sarri.Pelatih asal Italia tersebut dikabarkan tidak akan lama lagi hengkang dari Stamford Bridge setelah Final Europa League.

Kekosongan Posisi yang akan segera ditinggalkan Sarri,tentu memantik berbagai spekulasi tentang siapa yang akan menggantikan Posisinya untuk kompetisi musim depan.

Beberapa kandidat pelatih pun mulai didengungkan oleh Media Massa.Salah satunya Frank Lampard.Mantan Pemain Chelsea ini digadang-gadang sebagai calon pengganti Maurizio Sarri.Saat ini,Frank Lampard sendiri masih memiliki kontrak kepelatihan bersama Derby County selama dua tahun.

Terkait rumor yang memberitakan Ia akan menduduki kuris kepelatihan Chelsea,Lampard pun menampiknya dengan menegaskan bahwa Ia belum melakukan pembicaraan dengan Tim mana pun terkait masa depannya,termasuk juga dengan Chelsea (skysports.com/28/05/2019).

Akan tetapi,sudah layakkah Lampard menjadi juru taktik Chelsea?.Semua itu bisa saja terjadi jika semua pihak,baik Managemen maupun Fans Chelsea berani mengambil dan menerima resiko terburuk.Pasalnya,Kapasitas Frank Lampard sebagai Pelatih masih belum benar-benar teruji.

Bersama Tim yang dibesutnya saat ini pun,Ia masih belum mampu mencatatkan prestasi apik.dalam musim 2018-2019,Ia hanya mampu membawa Derby County menduduki peringkat ke 6 klasemen Divisi Championship.

Sebelumnya,Ia memang diharapkan mampu membawa The Rams promosi ke Liga Inggris.Namun,sayangnya harapan itu tak berujung realita yang seperti Mereka inginkan.

Seperti yang dilansir skysports.com (28/05/2019),Derby County harus rela melewatkan promosi ke EPL karena anak asuh Lampard tersebut kalah dari Aston Villa dengan skor 2 - 1.

Tentu saja ini menjadi nilai minus bagi Lampard.Meski ini bukan jaminan bahwa Ia tak mampu menjadi pelatih top di kemudian hari.Setidaknya,catatan prestasi kurang menyenangkan ini menjadi sedikit tolok ukur bahwa Lampard masih butuh pengalaman lebih sebelum Ia naik kelas sebagai Pelatih Tim elit semacam Chelsea.

Setelah sedikit meninjau sepak terjang Pria berusia 40 tahun ini,tentu saja cukup beresiko jika Chelsea harus mempercayakan tongkat komando Tim kepadanya.Butuh waktu dan pengalaman yang lebih baik lagi bagi seorang Lampard.